Pengiriman Frozen Food ke Banyak Outlet Tanpa Harus Tambah Truk
Pengiriman Frozen Food Tidak Selalu Membutuhkan Truk Penuh
Saat jumlah outlet bertambah, kebutuhan pengiriman memang ikut meningkat. Namun, itu tidak selalu berarti distributor harus menambah truk atau menggunakan kendaraan berkapasitas besar untuk setiap rute.
Untuk bisnis dengan banyak titik dan volume yang berbeda di setiap outlet, penggunaan armada perlu disesuaikan dengan jumlah barang, jumlah drop, rute pengiriman, dan kebutuhan suhu produk.
Dengan pendekatan ini, pengiriman frozen food dapat direncanakan lebih efisien tanpa menggunakan kapasitas kendaraan yang sebenarnya belum dibutuhkan.
Sesuaikan Armada dengan Volume dan Jumlah Drop
Tidak semua outlet membutuhkan kapasitas kendaraan yang sama. Ada titik dengan volume kecil, sementara titik lain membutuhkan muatan yang lebih besar.
Karena itu, armada sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan setiap rute. Ninja Cold memiliki pilihan unit mulai dari Motor, Blind Van, CDE, CDE/L, hingga CDD untuk menyesuaikan volume, jumlah outlet, dan kebutuhan operasional.
Pendekatan ini membantu distributor menghindari penggunaan kendaraan yang terlalu besar untuk muatan kecil, sekaligus tetap memiliki kapasitas saat volume meningkat.

Motor
Cocok untuk drop kecil dan mobilitas tinggi di area perkotaan.

Blind Van
Untuk volume kecil–menengah dan rute multi-drop yang lebih fleksibel.

Truk
Untuk volume besar dan kebutuhan distribusi dengan kapasitas lebih tinggi.
Frozen, Chilled, dan Ambient dalam Distribusi yang Lebih Terencana
Distributor sering menangani produk dengan kebutuhan suhu yang berbeda dalam satu jaringan distribusi.
Ninja Cold mendukung pengiriman frozen, chilled, dan ambient melalui layanan multi-temperature, sehingga kebutuhan distribusi berbagai kategori produk dapat direncanakan dalam alur yang lebih terstruktur.
Layanan ini juga dapat disesuaikan untuk kebutuhan multi-drop, LTL, FTL, on-call, maupun kontrak bulanan, sesuai dengan rute dan kebutuhan operasional bisnis.
Temperature
Untuk produk yang tetap stabil pada temperature ruang selama distribusi.
Chilled
Menjaga buah, sayur, susu, dan daging tetap segar selama pengriman.
Frozen
Menjaga seafood, daging, ready-to-eat, dan pet food tetap beku selama distribusi.
Banyak Outlet Tidak Harus Berarti Banyak Armada
Memiliki armada sendiri memang memberi kontrol lebih besar, tetapi juga membawa biaya tetap seperti driver, maintenance, bahan bakar, asuransi, hingga risiko kendaraan menganggur saat volume sedang turun.
Ketika jumlah outlet bertambah, kebutuhan pengiriman juga tidak selalu naik secara merata. Ada rute dengan volume besar, sementara rute lain hanya terdiri dari beberapa drop kecil.
Dengan model distribusi yang lebih fleksibel, kapasitas armada dapat mengikuti kebutuhan aktual bisnis. Distributor dapat memperluas cakupan pengiriman tanpa harus terburu-buru menambah kendaraan sendiri.
Bayar Sesuai Titik, Dokumen Tetap Rapi
Untuk distributor dengan banyak outlet, biaya distribusi idealnya mengikuti kebutuhan aktual di lapangan.
Dengan model pay-per-drop, biaya pengiriman dapat disesuaikan berdasarkan titik yang dilayani, bukan kapasitas armada yang harus disiapkan sejak awal. Saat jumlah outlet bertambah, biaya bisa mengikuti kebutuhan operasional. Saat volume turun, bisnis tidak perlu menanggung kendaraan yang tidak terpakai.
Setiap pengiriman juga didukung dokumen serah terima seperti DO, SJ, dan GR untuk membantu proses rekonsiliasi setelah barang diterima.
Dengan alur distribusi yang lebih fleksibel dan dokumentasi yang lebih rapi, distributor dapat fokus memperluas akun dan outlet tanpa harus terburu-buru menambah armada sendiri.




